Showing posts with label Bridgestone. Show all posts
Showing posts with label Bridgestone. Show all posts

Wednesday, March 23, 2016

My Bike Hacks

Not everything is easy and installed instantly, sometimes you have to tinkering about it and to find the solutions about the problem that happen on your bike(s).
But the results worth it more than not.


This is when my now scarce 28,6 top pull fd broke, wasnt easy to find the replacement.

The pump peg

Light holder on the front rack without interventions

Front rack attachment

Extra water bottle holder

Fender attachment

Saddle bag from mag powder bag for wall climbing

Front rack and lamp holder on the fork

Extra water bottle holder


Tuesday, March 22, 2016

100km?

Gagalnya acara Jakarta Popular Audax 100km (28/2/2016) dikarenakan cuaca buruk tidak membuat kita surut dan kembali rumah masing2. Kami bikin acara versi kami sendiri, walaupun memakan waktu yang jauh lebih lama dari yang diharuskan, hehe.. (10 jam!). Tapi memang jauh lebih menyenangkan bila bersama teman.

Menunggu start yang tidak pernah dimulai

Bikin start sendiri

First stop

Share the road

Mampir gak ya?

Menara Miring Sunda Kelapa

Peninggalan VOC

Bukan halangan

Yang penting senang


100km kemudian
Minggu berikutnya (6/3/2016) keempat teman saya tidak ada yang ikut acara Jakarta Popular Audax 100km yang diundur. Walaupun saya finish tepat waktu, terasa kurang menyenangkan seperti saat ini...







Four (Iron)Horsemen Ride

Menikmati Kota Tua dan Hutan Bakau Jakarta bersama Teman (21/02/2016)

Fatahillah Museum Plaza

Fatahillah Museum Plaza

Pos Kota

Jembatan Hutan Bakau

Bridge Over (Un)Troubled Water

Bridge No More

Calmed Down

Bergaya senatural mungkin

Bersama penjaga hutan

Istirahat makan

Tunggangan dan tuannya

Sejuk

Parkir Gratis

Enter at your own risk

Exit with relieve

Checking Out the Scene Like a Boss

Coffee Minority

Under the bridge downtown

Wednesday, February 24, 2016

Now She Has Dropbar!

@arfrhmn

Menyesuaikan kokpitnya yang sekarang menggunakan Nitto Randonneur dropbar dan Nitto Technomic quillstem, shifter dan brake levernya kini menggunakan Dura Ace SL-BS77 dan Dura Ace BL-7402.
Berikut link katalog dari sheldownbrown.com. Cek hal 18 untuk MB4.
Untuk frame geometry yg saya dapat dari http://yojimg.net



Monday, January 19, 2015

DropBar Mountain Bike

arfrhmn.blogspot.co.id
Panasonic MC Comp using Nitto DirtDrop Stem and Dropbar
arfrhmn.blogspot.co.id
Bridgestone MB4 using Nitto DirtDrop Stem and Dropbar
arfrhmn.blogspot.co.id
Kona Explosif using Dimension Stem and Salsa Woodchipper Dropbar

"Kenapa pakai dropbar di mountain bike?"

Mungkin ini pertanyaan yang timbul bila melihat dropbar dipakai di mountainbike. Melihat dropbar sekilas terlihat dan terkesan ribet untuk dipakai di medan offroad. Terbayang posisi yang tak nyaman dan terkesan ekstrim saat melewati jalur-jalur offroad, apalagi bila melewati turunan, bagaimana mengeremnya?

Dropbar, dalam sejarahnya ada sejak dahulu, mendahului flat handlebar.
Kelebihan dropbar dibandingkan dengan model lain adalah lebih banyak posisi tangan yg bisa ditawarkan dalam mengontrol sepeda.

Awal mulanya alasan dalam pemakaian dropbar untuk offroad di mountainbike adalah karena posisi tangan yang lebih ergonomis dan juga memanfaatkan tangan serta tubuh kita sebagai suspensi alami karena belum adanya sistem suspensi depan waktu itu.

Untuk mencapai itu ada beberapa syarat yang harus diterapkan dalam penggunaan dropbar untuk offroad yang berbeda bila dibandingkan untuk onroad. Jadi tidak hanya langsung memakai dropbar seperti di roadbike ke mountainbike. Syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang baik dalam penggunaan dropbar di mountainbike antara lain:

1. Posisi dropbar yang harus lebih tinggi.
Maksudnya lebih tinggi adalah posisinya harus lebih tinggi dibandingkan dengan dropbar di roadbike. Karena untuk mountainbiking kita lebih sering memakai posisi di dropnya untuk kontrol sehingga posisi dropnya harus selevel dengan posisi flatbar.

Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan stem dengan rise yang lebih besar sudutnya >40 derajat, contohnya: stem sepeda trial atau untuk sepeda Panasonic MC-Comp saya menggunakan quillstem DirtDrop dari Nitto, atau kalau punya dana berlebih bisa custom stem sendiri. Bisa juga dengan menambahkan steerer extender atau mengganti fork dengan steerer tube yang lebih panjang.

2. Memakai dropbar yang lebih lebar,
Untuk offroad, semakin sempit jarak handlebar akan semakin susah mengontrol sepeda kita, oleh sebab itu handlebar lebar seakan menjadi standar untuk mountainbike. Untuk penggunaan dropbar sangat disarankan pula untuk menggunakan dropbar yg lebih lebar, dalam hal ini bisa dicapai dengan menggunakan dropbar dgn sudut flare yg besar sehingga akan lebih ergonomis. Untuk ini saya beruntung bisa menemukan dropbar DirtDrop RM-14 dari Nitto.

3. Menyesuaikan drivetrain dengan kokpit yang sekarang.
Mengganti flatbar dengan dropbar otomatis akan merubah pula drivetrain untuk penyesuaian.
Untuk pengereman bila kita masih memakai rem cantilever maka kita cukup mengganti brakelever dengan brakelever standar roadbike yang tidak terlalu sulit untuk ditemukan, namun bila sepeda sudah menggunakan V-brake atau discbrake maka diperlukan brakelever khusus dengan mekanisme linear pull ataupun menggunakan discbrake khusus roadbike yang sekarang sudah mulai banyak bermunculan.

Sementara untuk gearshifternya harus pula disesuaikan, bisa digabungkan dengan brakelevernya (brifter) ataupun dipisahkan. Bila memakai brifter maka derrailleur depan pun harus disesuaikan. Untuk sepeda saya, saya menggunakan Shimano bar end shifter yang bisa diatur untuk mode index ataupun friction.

Untuk mountainbike dengan memakai dropbar kita bisa lihat kembali ke sejarah awal-awal perkembangan mountainbike, dalam hal ini dipelopori oleh Charlie Cunningham, Steve Potts, Ross Shafer (Salsa)Scott Nicols (Ibis) dan tidak lupa Grant Petersen (Rivendell) dengan Bridgestone MB-1 yang merupakan mountainbike dengan dropbar yang pernah diproduksi secara massal yang kemudian diikuti oleh Specialized dengan model RockCombonya, dan mungkin pabrikan-pabrikan lain yang saya tidak tahu.


Tuesday, December 3, 2013

My (New but Old) Touring Bike


My Touring Bike


1992 Bridgestone MB4


This is my touring (sometimes commuting) bike. I got it from a friend who felt that it was too big for him. I got it all stocks (Shimano, Dia Compe, Sugino, Ritchey) except for the tires. Although the condition is far from mint and there's significant wear on the frame, the components are all working perfectly. The grouppos are 7 speed Shimano LX (I switched the Dia Compe cantis with Shimano LX one), Sugino GP (46T-24T) crankset (originally) that I switched (temporarily) with Exage LX-400 (48T-26T).

I had a touring bike before, it's a converted mountain bike, an old Specialized RockHopper. I've kitted it out with dropbar (Nitto Randonneur), Shimano bar end shifter and Paselas. Also with Shimano LX dynamo hub and Busch & Muller lights. Though it's a nice bike, but deeply down inside I want a touring bike with more traditional/conventional look, that is a bike with level top tube, diamond frame, not a sloping one. And the lower bottom bracket height on this new bike is a bonus.

As my daughter growing up, she needs a bike that more fit and suitable. So I passed it to her, with some components changes to fit her of course. Glad she loves it, she's a very happy girl.

With the touring kits took out from my old bike, I build and convert this Bridgestone MB4 to be my next touring bike. At first I used my Randonneur drop bar, but now it sporting a trekking bar with M900-ST shifter/brake lever. But I think I want to put on my Randonneur drop bar back again, because I love the position and the feel much better.

The front rack is an Old Man Mountain Ultimate Low Rider. It can be used for bike with disc brake and fork without mid eyelets, as long as it has canti's post. It has two positions for front pannier, higher and lower. The rear rack is Topeak Super Tourist DX. It's also has two panniers positions and compatible for bike with disc brake too.

The fenders are Planet Bike's, and I can't ride without them, it's a must accessories in wet season. For a little security I added Abus Frame Lock with cable accessories too. Busch & Muller front and rear lights are really handy whenever I go nite ride or commuting late, and they don't even need battery. I also added few more accessories to make my riding more comfortable, safer and enjoyable.

At a glance, it looks just like Surly bike that I always want but just can't justified for the price. So I guess I call it a poor man's Surly Long Haul Trucker (I wish, ha ha!). I hope that I can enjoy many more miles with this bike, doing what i love to do: Ride.

For them who need advice on bulding touring bike without breaking the bank, just look for an old mountain bike (early '90 ish). Look for the one that has eyelets for racks, long (relatively) chainstay and relax geometry. It's out there somewhere.

P.S. I named her 'Lovely Rita' after my favorite band's song.